Sering kali dalam kehidupan anak muda-mudi sekarang, bergonta-ganti pasangan, dengan niat untuk mencicipi tubuh yang terlihat indah, menggairahkan, dan mulus, mungkin setelah jenuh merasakannya pasti akan ditinggalkan. Uhh ... menyakitkan banged, kan? Bagai sampah yang terbuang, seperti istilah "Habis Manis Sepah Dibuang." Hmmm, begitulah pahitnya. Gaya hidup bergonta-ganti pasangan yang seperti inilah yang mengakibatkan hal-hal buruk yang akan terjadi merusak fungsi pada tubuh, pikiran, hati, kejiwaan, dan spiritual.
Sayangkah Kamu pada Tubuhmu?
Sayangkah Kamu pada Pikiranmu?
Sayangkah Kamu pada Hatimu?
Sayangkah Kamu pada Kejiwaanmu?
Sayangkah Kamu pada Spiritualmu?
Jika benar-benar sayang, tentunya kita harus menjaga hati dari godaan nafsu yang terkutuk, agar tidak terjadi penyesalan berkepanjangan. Siap berjuang?
Jangan lupa, pacaran bukanlah untuk melegalkan seksual, jangan jadikan pacar atau pasangan kita sebagai korban nafsu kita. Milikilah sifat komitmen bahwa Pacaran bukan untuk meluapkan hasrat seksual, namun pacaran hanya ingin mendapat tumpahan kasih sayang dari lawan jenis. Makanya afsal2, memilih pacaran jarak jauh daripada pacaran dengan sekota, pasti sering ketemu, sesudah itu banyaknya acara bercumbu, seperti ; ciuman bibir, peluk-meluk, dan sebagainya. Makanya aku berpikir, lebih baik pacaran jauh daripada sering ketemu, cuma melampiaskan nafsu.
Selanjutnya, ........
Ada Bahaya Infeksi Menular Seksual (IMS) :
1. Membuat mandul.
2. Menyebabkan keguguran menimbulkan kanker leher rahim merusak penglihatan, otak dan hati. Jadi, jangan pernah coba-coba walau satu sekali untuk aborsi atau menggugurkan jabang bayi karena seks bebas atau karena selingkuh. Bertanggungjawablah, atas adanya jabang bayi.
3. Bisa menular kepada bayi.
4. Lebih mudah tertular HIV/AIDS
5. Bisa menyebabkan kematian.
Penyebab Adanya HIV/AIDS :
Melakukan hubungan seksual, apalagi kalau gonta-ganti pasangan. Sekalipun memakai kondom bukan jaminan untuk selamat dari HIV/AIDS, ya istilahnya bisa selamat cuma 60%, dan 40% lagi bisa terkena HIV/AIDS. Menurut data yang ada, orang yang memakai kondom malah bisa terkena, mungkin karena kondomnya bocor, atau apa gitu, bagaimana orang yang tak memakai kondom pastinya bakal terkena 99%, gila nggak tuh? Serem banged.
Sabtu, 16 April 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar
Jika belum paham, silahkan tulis pertanyaan di bawah ini....
Ingat!!! "malu bertanya sesat di kamar, eh di jalan"... hehehe