banyak orang yang percaya bahwa sering masturbasi bisa menyebabkan jerawat, terutama remaja, yang baru saja memasuki pubertas. Benar?
Masturbasi bisa menyebabkan jerawat adalah salah satu mitos tentang jerawat yang telah dipercaya sejak dulu. Tapi itu benar, masturbasi tidak menyebabkan jerawat.
Meskipun testosteron hormon seks adalah penyebab jerawat, tapi melakukan aktivitas seksual tidak memberikan pengaruh pada jerawat.
Jerawat sama sekali tidak terkait dengan masturbasi seperti dilansir About.com
Mitos ini lebih dipercaya karena jerawat pertama muncul selama masa pubertas. Pubertas juga saat ketika seksualitas dan perasaan seksual mulai muncul.
Tapi meskipun keduanya mungkin muncul pada saat yang sama, jerawat dan kehidupan seks yang tidak saling berpengaruh.
Jerawat berkembang karena perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh selama pubertas. Kebanyakan remaja jerawat dan bahkan beberapa orang dewasa masih berjerawat.
Selain mitos masturbasi, ada beberapa mitos lain tentang jerawat masih banyak kepercayaan seperti yang dilaporkan oleh Health24:
Mitos, coklat dapat menyebabkan jerawat
Coklat sering dikaitkan dengan jerawat, karena coklat mengandung sejumlah minyak yang tinggi lemak dan sebum. Mungkin orang berpikir jika Anda makan cokelat berlebihan, tubuh akan mencoba untuk mengurangi lemak dari kelenjar sebum tersumbat pori-pori yang menyebabkan jerawat.
Bahkan, peneliti mengatakan coklat yang tidak ada hubungannya dengan jerawat. Peneliti bahkan menemukan bahwa cokelat memiliki antioksidan ditambah kafein dan dapat memberikan efek relaksasi bagi pikiran orang-orang yang memakannya. Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam coklat juga dapat berguna untuk perawatan kulit, jadi sekarang subjek masker cokelat sangat populer dengan masyarakat.
Makan coklat dalam jumlah yang cukup tidak akan menyebabkan kerusakan apapun. Yang penting adalah menghindari makanan tinggi gula, karena bisa menyebabkan peningkatan produksi hormon.
Mitos, hanya remaja yang memiliki jerawat
Bahkan, meskipun jarang, ada bayi yang lahir dengan jerawat dan beberapa orang mendapatkan jerawat untuk pertama kalinya ketika memasuki dewasa.
Kebanyakan orang berurusan dengan jerawat, tetapi perempuan mungkin mengalami mereka sampai menopause. Sebanyak 5 persen wanita berusia 40 tahun memiliki jerawat, tetapi hanya 1 persen pria dalam kelompok usia.
Mitos, wajah jarang bersih dapat menyebabkan jerawat
Mitos ini mungkin ada benarnya karena jerawat dapat disebabkan oleh kotoran dan minyak yang menyumbat pori-pori. Tetapi pada orang dengan kulit kering, membersihkan wajah terlalu sering juga dapat menyebabkan kulit lebih kering dan membuat jerawat lebih buruk.
Mitos, stres dapat menyebabkan jerawat
Bahkan, stres tidak menyebabkan jerawat tetapi jika Anda memiliki kulit rentan jerawat dapat membuat stres.
Minggu, 27 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar
Jika belum paham, silahkan tulis pertanyaan di bawah ini....
Ingat!!! "malu bertanya sesat di kamar, eh di jalan"... hehehe